Kamis, 18 Juni 2015

Imsakiyah

            Hari berlalu begitu cepat segudang aktivitas telah menguras tenaga dan pikiran kita, hingga tanpa terasa hanya dalam bulan suci ramadhon yang akan mencuci lahir dan batin kita selama 1 tahun. Tapi sebelumnya dengan segala kerendahan hati, saya mohon maaf lahir dan batin, sebelum akhirnya kita akan berserah diri pada Allah SWT. Amin…

Awal dari berpuasa adalah meyakini dan mengikhlaskan hati dari melawan hawa nafsu, menahan diri dari haus dan lapar, jika tidak, puasa akan berhenti di tengah hari.

Dengan keyakinan hati kita bisa berpuasa seharian, namun jika tanpa sahur, semua akan terasa berat.

Jangan berlomba lomba untuk meninggalkan puasa, namun berlomba2lah dalam kesungguhan beribadah puasa.

Kerugian terbesar bukanlah engkau yang meninggalkan shalat tarawih di malam ramadhan, namun berlebih2han saat berbuka puasa lebih sangat merugikan, karena dapat menghilangkan pahalanya.

Belajar berpuasa sungguh sangat melelahkan, namun yang lebih melelahkan adalah malas berpuasa dan meninggalkan kewajiban berpuasa.

Puasa adalah kesempatan untuk membersihkan segala noda noda dosa dan menyehatkan badan.

 

             Ayat puasa itu dimulai dengan firman Allah:”Wahai orang-orang yang beriman” dan disudahi dengan:” Mudah-mudahan kamu menjadi orang yang bertaqwa.”Jadi jelaslah bagi kita puasa Ramadhan berdasarkan keimanan dan ketaqwaan.Untuk menjadi orang yang beriman dan bertaqwa kepada Allah kita diberi kesempatan selama sebulan Ramadhan,melatih diri kita,menahan hawa nafsu kita dari makan dan minum,mencampuri isteri,menahan diri dari perkataan dan perbuatan yang sia-sia,seperti berkata bohong, membuat fitnah dan tipu daya, merasa dengki dan khianat, memecah belah persatuan ummat, dan berbagai perbuatan jahat lainnya.Rasullah s.a.w.bersabda:

“Bukanlah puasa itu hanya sekedar menghentikan makan dan minum tetapi puasa itu ialah menghentikan omong-omong kosong dan kata-kata kotor.”
(H.R.Ibnu Khuzaimah)

 

 Mau tau informasi siduampan  Klik Sini    ha ha hahaaa.....!!!!